LRT Jabodebek Perluas Edukasi Transportasi Listrik untuk Tekan Kemacetan

Jakarta, Majalah CEO – (3/10). LRT Jabodebek terus mendorong penggunaan transportasi publik berbasis listrik sebagai salah satu bagian dari upaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan menekan kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan.

Selain mengandalkan kereta listrik dalam operasionalnya, pengelola LRT Jabodebek juga mulai mengembangkan pemanfaatan sumber energi alternatif di lingkungan operasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan energi surya melalui teknologi panel surya.

Executive Vice President Divisi LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia mengatakan pengembangan energi alternatif menjadi bagian dari upaya untuk mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kami akan terus meningkatkan energi alternatif yang menggunakan solar, misalkan seperti solar cell,” ujar Suryawan di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Menurut dia, pengembangan transportasi berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana transportasi, tetapi juga membutuhkan perubahan kebiasaan masyarakat dalam memilih moda perjalanan.

Karena itu, LRT Jabodebek turut melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat penggunaan transportasi publik, termasuk memperkenalkan konsep transportasi perkotaan berbasis listrik kepada generasi muda.

Suryawan mengatakan edukasi tersebut dilakukan sejak lingkungan sekolah. Anak-anak diperkenalkan dengan penggunaan angkutan umum berbasis energi listrik agar memahami peran transportasi publik dalam mendukung mobilitas perkotaan sekaligus menjaga lingkungan.

“Dari anak sekolah kita kenalkan sejak dini tentang arti angkutan urban yang menggunakan energi listrik, energi hijau,” katanya.

Perkuat kolaborasi

Pengembangan transportasi publik yang berkelanjutan juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, LRT Jabodebek membuka ruang kolaborasi dengan pemangku kepentingan guna meningkatkan pemanfaatan dan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem transportasi yang semakin mudah diakses dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna.

Suryawan mengatakan peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum.

“Kemudian juga kita berkolaborasi dengan semua unsur, stakeholder semua, untuk bisa memanfaatkan LRT Jabodebek untuk semakin baik,” ujarnya.

Menurut dia, semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi publik akan memberikan dampak terhadap mobilitas di kawasan perkotaan. Peralihan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang beroperasi di jalan raya.

“Sehingga semakin banyak orang yang beralih dan menggunakan LRT Jabodebek. Harapannya demikian sehingga kita bisa mengurangi kemacetan di jalan raya,” pungkasnya.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat peran LRT Jabodebek sebagai salah satu moda transportasi publik perkotaan yang mengedepankan penggunaan energi listrik dan mendorong pola mobilitas masyarakat yang lebih berkelanjutan.(arfi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *