MAJALAHCEO.co.id, Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.
Hal ini Anindya sampaikan usai menghadiri acara HIPMI-Danantara Business Forum 2025 yang mengusung tema “Berdikari bersama Danantara: Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045”, di Hotel Kempinski, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).
Anin, demikian karib disapa menegaskan, bahwa Kadin sebagai wadah dunia usaha sangat mendukung kiprah HIPMI yang dinilai memiliki semangat tinggi dalam membangun ekosistem kewirausahaan nasional.
“Karena memang jaringan kami adalah organisasi himpunan dan juga Kadin provinsi dan kabupaten/kota. Yang saya lihat di sini, teman-teman di HIPMI ini semangat sekali belajar dari para senior,” ujar Anin.
Anin juga menekankan pentingnya peran pengusaha muda sebagai pencipta lapangan kerja, bukan hanya sebagai pencari kerja. Menurutnya, inovasi masa depan akan lahir dari kolaborasi antara pengusaha muda dan perusahaan mapan.
“Kami melihat, inovasi ke depannya adalah inovasi gabungan antara pengusaha muda dan perusahaan yang sudah mapan. Karena perusahaan mapan itu juga butuh mitra-mitra yang gesit,” tutur Anin
Anin menambahkan, kebutuhan tenaga kerja nasional terus meningkat setiap tahun, sehingga keberadaan wirausahawan muda menjadi semakin krusial.
“Karena kita setiap tahun butuh 2,5 sampai 3 juta lapangan kerja,” tambah Anin.
Anin juga menyoroti tantangan pengangguran yang dipicu oleh alih teknologi. Menurutnya, HIPMI bisa mengambil peran penting dalam menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan teknologi yang relevan dan inovatif.
“Banyaknya pengangguran disebabkan karena alih teknologi. HIPMI bisa masuk untuk mengisi kekosongan itu dengan teknologi yang baik. Mereka punya semangat, sebagian juga punya pengalaman dan keahlian. Tinggal dikasih kesempatan, dibimbing, mereka akan jalan sendiri,” kata Anindya Bakrie.
Transformasi ekonomi menjadi fokus utama Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Anindya Novyan Bakrie, dengan lima agenda strategis yang digalakkan, antara lain:
Digitalisasi Sektor Usaha:
Mendorong penggunaan teknologi digital dalam operasional bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.
Penguatan UMKM
Memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sebagai tulang punggung ekonomi nasional melalui pelatihan dan akses pembiayaan.
Perluasan Pasar Ekspor
Meningkatkan penetrasi produk Indonesia di pasar global melalui misi dagang dan partisipasi dalam pameran internasional.
Kolaborasi Lintas Sektor
Menggalang kerja sama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi internasional untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha.
Pengembangan Ekonomi Hijau dan Industrialisasi: Mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dengan kerja sama antara Kadin dan HIPMI, diharapkan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kondusif dan inovatif, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
[jgd]
Sumber: kadin.id












