JAKARTA, MajalahCEO. Pemerintah resmi menggeser orientasi kebijakan keuangan inklusif dari kepemilikan rekening menuju peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui peluncuran Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
Kepala Negara menargetkan penyaluran kredit rakyat mencapai Rp400 triliun pada 2027 untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Transformasi DNKI menjadi DNKK didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2026 yang menempatkan keluarga sebagai fokus utama intervensi kebijakan. Presiden menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung pada kesejahteraan riil masyarakat akar rumput seperti petani, nelayan, dan UMKM. Target pembiayaan Rp400 triliun tersebut akan difokuskan ke pedesaan, daerah tertinggal, serta masyarakat berpenghasilan rendah, menyusul realisasi awal senilai Rp53 triliun bagi dua juta warga.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan tingkat inklusi keuangan nasional mencapai 93,61 persen dengan literasi 69,57 persen. Implementasi DNKK akan bertumpu pada kualitas, ketahanan, dan rasa aman finansial, serta penguatan literasi dan akses pembiayaan UMKM di daerah. ,(andif)
Sumber : ekongoid












