Dobrak Tradisi Istana: Presiden Prabowo Evaluasi 2 Tahun Kabinet Merah Putih di Outdoor Halaman Tengah

Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna bersama seluruh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (22/01/2025). (Foto: BPMI Setpres)

 

JAKARTA, Majalah CEO. Halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta sore ini (21/10) menyajikan pemandangan tak biasa. Berbeda dari tradisi sidang kabinet terdahulu yang selalu berlangsung tertutup di dalam gedung Kantor Presiden, Presiden Prabowo Subianto memilih menggelar Sidang Kabinet Paripurna evaluasi dua tahun masa pemerintahan secara *outdoor* di area terbuka Istana.

Pilihan lokasi ruang terbuka ini dinilai membawa pesan filosofis tersendiri di tengah bergulirnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Konsep tata ruang yang transparan dan tanpa sekat fisik tersebut menjadi latar bagi Presiden Prabowo untuk menegaskan kembali komitmen akuntabilitas serta efisiensi jajaran birokrasinya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa rapat besar ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai pukul 15.00 WIB.

“Besok (hari ini) Sidang Kabinet Paripurna. Jam 3 sore,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan.

Sorotan Eksekusi & Kementerian Hasil Pemekaran

Di balik nuansa sidang yang tak biasa ini, sejumlah agenda krusial menjadi poin evaluasi utama. Fokus utama diarahkan pada percepatan program swasembada pangan dan energi agar seluruh kementerian bergerak terintegrasi tanpa ada yang berjalan sendiri-sendiri.

Selain itu, Presiden juga mengevaluasi kesiapan operasional kementerian baru hasil pemekaran struktur organisasi guna memastikan tata kelola administrasi tidak merintangi daya serap anggaran di kuartal IV.

Isu stabilitas daya beli masyarakat, penguatan perlindungan sosial, hingga instruksi pengetatan pengawasan belanja negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) turut menjadi sorotan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap alokasi anggaran benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Dengan digelarnya sidang di halaman terbuka Istana, publik disuguhkan sinyal tegas bahwa dua tahun perjalanan Kabinet Merah Putih bukan sekadar penanda waktu, melainkan momen pembuktian disiplin eksekusi program demi hasil nyata di lapangan. (andif)

Sumber : KSP, Setkab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *