Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi Sonny Hendra Sudaryana, dan Direktur Network Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba saat memberikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026). Foto: Anhar/Komdigi
DENPASAR, Majalah CEO. Gelaran Bali Tech Week 2026 resmi dibuka hari ini di Denpasar, Bali. Ajang teknologi tahunan ini menjadi momen krusial bagi para pelaku usaha startup lokal untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional dan menggaet investor global.
Dalam pembukaan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan fokus utamanya untuk membidik kolaborasi internasional. Langkah ini diambil guna memperkuat fondasi dan ekosistem ekonomi digital nasional agar para pengembang teknologi dalam negeri mampu bersaing di kancah global.
Perwakilan dari Kemkomdigi menyampaikan bahwa Bali Tech Week bukan sekadar forum pameran inovasi, melainkan sebuah jembatan strategis yang menghubungkan founder startup lokal langsung dengan modal ventura (venture capital) dan jaringan bisnis lintas negara.
“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang lahir dari talenta lokal tidak hanya berhenti di pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di pasar global melalui kolaborasi strategis,” ujar perwakilan Kemkomdigi dalam sambutannya.
Ajang Bali Tech Week 2026 menghadirkan rangkaian sesi pitching, business matching, serta diskusi panel yang melibatkan para pemimpin industri teknologi internasional. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjadi transfer pengetahuan, akses pendanaan baru, serta pembukaan jalur ekspansi bagi startup Tanah Air.
Dengan dibukanya perhelatan ini, pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan makin terakselerasi, sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. (andif)
Sumber : Komdigi






