Anwar Hafid ingatkan pejabat yang dilantik, jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang harus Dijaga serta dijadikan landasan religius dalam tiap tindakan dan keputusan yang diambil.
MAJALAHCEO.co.id, Palu [Sulteng] – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dihadapan Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional yang baru dilantik mengatakan, Jabatan adalah “Amanah dan Kepercayaan” harus di jaga dan dijadikan landasan religius dalam setiap kebijakan serta keputusan yang diambil.
Amanah adalah titipan Tuhan yang dapat dicabut sewaktu-waktu dan karena itu, harus dijadikan landasan religius dalam tiap tindakan dan keputusan yang diambil selama menjabat. tanpa adanya kepercayaan dari pimpinan maka mustahil ASN akan diberikan tanggungjawab untuk menduduki jabatan.
Modal bekerja dalam sebuah jabatan hanya ada dua yakni ” Amanah dan Kepercayaan “oleh karena itu harus dijaga dengan sebaik-baiknya sebagai modal tertinggi manusia, tegas H. Anwar Hafid.
Demikian pesan kunci Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si saat melantik Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di aula kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulteng, Senin (21/7).
Adapun pejabat yang dilantik dan diambil supahnya adalah Ajen Kris, SE, MM selaku Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). menggantikan, Plt Kadis ESDM Eddy N. Lesnusa, S. Sos.
Setiap pejabat harus memiliki kapasitas untuk bekerja dan mampu menjadi bagian dari solusi dalam menuntaskan berbagai persoalan di masyarakat.
Dibalik pelantikan Kadis ESDM, Gubernur menjelaskan bahwa keputusannya hanya mengisi satu dinas yang kosong, didasarkan pada kebutuhan.
Lebih lanjut ia menilai Ajen Kris sebagai figur yang tepat menahkodai dinas ESDM, mengingat pengalaman birokrasi beliau yang matang dalam mengelola dinamika kerja di perangkat daerah.
Gubernur juga mengingatkan bahwa Dinas ESDM adalah leading sector dari program “BERANI Menyala”, salah satu program pembangunan prioritas dalam kerangka 9 BERANI. Dalam konteks ini, Ia menekankan bahwa masih ada 86 desa yang belum teraliri listrik, turun dari awalnya 89 desa. Oleh karena itu, upaya percepatan akses listrik perlu terus dilakukan.
Karenanya, ia berpesan supaya kadis ESDM yang baru segera melakukan konsolidasi dan inovasi untuk memperbaiki tata Kelola ESDM yang krusial.
Tak hanya ke Kadis ESDM yang baru, Gubernur Dr.Anwar Hafid juga memberikan perhatian kepada para pejabat fungsional yang turut dilantik.
Mereka terdiri dari jabatan fungsional guru, penyuluh kehutanan, pengendali ekosistem hutan, perencana, hingga polisi pamong praja.
Diakhir sambutannya Gubernur H. Anwar Hafid menyampaikan selamat bertugas, selamat bekerja, mudah-mudahan pelantikan ini akan membawa berkah untuk Sulawesi Tengah.
Turut hadir, Sekretaris Daerah Dra. Novalina, M.M., Plt Kepala BKD Adiman, S.H., M.Si, Asisten Administrasi Umum M.Sadly Lesnusa, S.Sos, M.Si dan beberapa kepala perangkat daerah provinsi.
[Damai Tebisi]












