MAJALAHCEO.co.id, Jakarta – Di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak terhadap para pelaku industri lokal, Kadin Indonesia akan merangkul dan mengajak para pelaku industri untuk duduk bersama dan berdiskusi, menetapkan strategi untuk membangun perekonomian Indonesia.
Demikian disampaikan Erwin Aksa di Jakarta beberapa waktu lalu, dilansir dari Investortrust.id
Erwin mengungkapkan, sejatinya proses politik di internal Kadin sudah rampung kendati masih ada beberapa pelaku industri yang masih belum puas.
“Kita Kadin Indonesia tentunya ingin merangkul dan mengajak teman-teman semuanya untuk bisa duduk dan berdiskusi, dalam rangka membangun ekonomi Indonesia. Ekonomi Indonesia terkena dampak dari ekonomi global pastinya,” ujar Erwin Aksa.
Dalam kesempatan tersebut Erwin juga mengingatkan bahwa di tahun 2025, pelaku usaha di Tanah Air masih akan dihadapkan pada tantangan ekonomi yang tidak ringan.
“Kita harus bersama-sama memikirkan apa (strategi menumbuhkan) ekonomi yang terbaik buat Indonesia dan bagaimana menyelamatkan kawan-kawan yang terkena dampak daripada kondisi ekonomi ini,” tuturnya.
Erwin juga menyoroti situasi tingginya tingkat pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh para pelaku industri yak tak lagi mampu kompetitif. Bahkan ia juga prihatin dengan banyaknya perusahaan yang harus menutup pabriknya, serta sejumlah investor asing yang memilih keluar dari Indonesia.
“Jadi banyak hal yang harus kita pikirkan untuk mendorong perkembangan ekonomi Indonesia sesuai dengan harapan Presiden terpilih yaitu pertumbuhan sebesar 8%,” kata Erwin
Ia pun menyebut bahwa Kadin harus mampu bekerja sama secara aktif, serta memberikan rekomendasi yang baik kepada pemerintah. “Nah itu pentingnya Kadin selaku mitra ekonomi pemerintah,” ujarnya.
[ investortrust.id ]












