“Hal-hal yang penting dalam hidup bukan lagi barang, melainkan orang lain, hubungan, dan pengalaman.”
[Brian Chesky]
Pernahkan kamu pernah mendengar seorang pengusaha sukses bernama Brian Chesky? Ya, dia adalah salah seorang pendiri Airbnb.
Mungkin, kebanyakan orang lebih mengenal penyedia layanan penginapan tersebut daripada Brian Chesky, yang juga menjadi CEO Airbnb.
Brian Chesky adalah salah satu orang terkaya di dunia. Airbnb merupakan layanan online untuk memesan akomodasi bagi para traveler. Dia juga menjabat sebagai CEO Airbnb, dan terdaftar dalam ‘100 Orang Paling Berpengaruh 2015’ versi majalah Time.
Chesky memulai perjalanannya sebagai pengusaha selama masa kuliahnya. Ia mendapat ide untuk Airbnb pada tahun 2007 ketika dia menghadapi beberapa kesulitan keuangan. Chesky dan teman sekamarnya membutuhkan uang tunai sehingga mereka memutuskan untuk menyewa apartemen mereka. Pada akhirnya, ini melahirkan Airbnb yang tumbuh secara bertahap dan memberikan peluang yang lebih baik kepada wisatawan yang mencari tempat menginap.
Brian Chesky lahir pada 29 Agustus 1981 di Niskayuna, New York. Orang tuanya adalah Robert H. Chesky dan Deborah Chesky; mereka berdua adalah pekerja sosial. Ayahnya adalah keturunan Polandia, sedangkan ibunya adalah keturunan Italia. Dia juga memiliki seorang adik perempuan, Allison.
Meski kaya raya dan sukses, dia jarang tampil di depan kamera dan memilih tampil rendah hati.
Ketika Chesky masih kecil, dia tertarik pada seni, menggambar, dan desain, dan dia sering mendesain ulang sepatu dan mainan. Belakangan, minatnya beralih ke arsitektur dan desain lansekap.
Pada tahun 1999, Chesky mulai menghadiri Sekolah Desain Rhode Island. Pada tahun 2004, ia menerima gelar Bachelor of Fine Arts di bidang Desain Industri. Saat kuliah di RIS, Chesky bertemu Joe Gebbia, yang kemudian menjadi teman sekamarnya dan juga salah satu pendiri bisnis Airbnb.
Pada 2008, Brian Chesky mendirikan Airbnb dengan koleganya, Nathan Blecharczyk dan Joe Gebbia. Saat ini, usahanya pada bidang penyewaan penginapan, sudah menjangkau lebih dari 2 juta properti.
Layanan penginapan tersebut telah tersedia di lebih dari 191 negara dengan lebih dari 500 juta pengguna terdaftar.
Brian Chesky pernah mengalami masa sulit, ia tak mampu membayar uang indekos. Pengalaman itu termasuk yang ikut melahirkan Airbnb, yang kini telah mendunia.
Pada 2015, Brian Chesky masuk daftar Pengusaha Terkaya Amerika di bawah usia 40 tahun. Ia juga muncul dalam 100 Orang Paling Berpengaruh Terbaik versi Time pada tahun yang sama.
Berbagai penghargaan yang diterima, membuktikan kerja keras Brian Chesky dalam membangun usaha yang sukses.
[Disarikan dari berbagai sumber]










