CEO STORY: Himelda Renuat, Perempuan di Balik Babak Baru DOKU

JAKARTA, MajalahCEO.co.id — DOKU memasuki babak baru kepemimpinan. Perusahaan fintech pembayaran tersebut menunjuk Himelda Renuat, salah satu co-founder DOKU, sebagai Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Head of Antom Indonesia, efektif 24 September 2026.

Penunjukan ini menjadi bagian dari pengembangan organisasi DOKU seiring dengan penguatan investasi strategis Antom, layanan pembayaran dan digitalisasi merchant dari Ant International. Himelda menggantikan Chris Yeo yang telah memimpin DOKU sebagai CEO sejak 2022.

Dari Co-Founder dan CMO ke Kursi CEO

Sebelum dipercaya memimpin perusahaan, Himelda menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) DOKU. Ia juga merupakan salah satu dari tiga pendiri DOKU yang membangun perusahaan tersebut sejak 2007.

Dalam profil profesionalnya, Himelda menyebut dirinya memiliki pengalaman lebih dari 18 tahun di bidang direct marketing, digital content marketing, dan e-commerce. Ia bersama dua pendiri lainnya membangun DOKU dengan gagasan untuk menghadirkan sistem yang dapat menyatukan kebutuhan pembayaran di ruang online Indonesia.

Kini, pengalaman tersebut dibawa ke level kepemimpinan tertinggi. Sebagai CEO, Himelda akan memimpin fase pertumbuhan DOKU berikutnya sekaligus mengembangkan bisnis Antom di Indonesia.

Memimpin di Tengah Transformasi DOKU

Pergantian CEO ini berlangsung bersamaan dengan penguatan hubungan strategis antara DOKU dan Ant International.

DOKU juga memperkenalkan identitas “DOKU by Antom”, yang mencerminkan semakin eratnya kolaborasi dengan jaringan merchant global Antom serta kerja sama dengan 2C2P, perusahaan payment gateway regional Asia Tenggara yang berada dalam ekosistem Antom.

Meski mengalami perubahan identitas, DOKU tetap beroperasi menggunakan nama dan lisensi yang dimilikinya, sementara Antom berperan sebagai investor strategis yang mendukung pertumbuhan perusahaan.

Fokus pada Ekspansi dan Pembayaran Lintas Negara

Di bawah kepemimpinan Himelda, DOKU menyiapkan agenda pertumbuhan menuju 2027 dengan memperluas jangkauan merchant, memasuki industri dan kanal pembayaran baru, serta membantu semakin banyak bisnis Indonesia melakukan transaksi lintas negara.

Strategi tersebut akan ditopang oleh penguatan layanan, integrasi yang semakin mudah bagi developer, keandalan produk, serta dukungan merchant selama 24 jam.

Bagi Himelda, perubahan kepemimpinan bukan berarti meninggalkan fondasi yang telah dibangun DOKU selama hampir dua dekade. Justru, pengalaman sebagai co-founder menjadi modal untuk membawa perusahaan memasuki fase berikutnya dengan cakupan bisnis yang lebih luas.

Penunjukan Himelda juga menjadi bagian dari perkembangan kepemimpinan perempuan di sektor teknologi finansial Indonesia, khususnya ketika industri pembayaran digital terus berkembang dan perusahaan dituntut mampu menggabungkan pemahaman pasar lokal dengan konektivitas bisnis global. (andif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *