Opini  

Presiden Prabowo, Pembersihan Koruptor di Lingkungan Istana Sangat Niscaya

Prof. Dr. Drs. Muzakkir Samidan, SH., MH,. M.PD

Oleh: Prof. Dr. Drs. Muzakkir Samidan, SH., MH,. M.PD *)

Komitmen Presiden Republik Indonesia Bapak. H. Prabowo Soebianto tengah mengalami ujian yang menentukan atas janjinya untuk membawa Indonesia bebas korupsi dan menuju Indonesia yang bersih dan berwibawa.

Beberapa peristiwa memalukan tentang kebobrokan mental dan moral yang dipertontonkan oleh kabinet Indonesia maju menampar muka Presiden Prabowo dalam usaha membangun Indonesia yang bersih dan berwibawa.

Berkaca dari peristiwa wamen Selmy bersama rombongan mempermalukan Presiden Prabowo dengan melakukan pemerasan dan korupsi yang melibatkan banyak oknum, baik pegawai negeri maupun swasta yang saat ini sudah di tahan oleh KPK. Kerugian negara akibat perbuatan itu sangatlah fantastis. Ini mencerminkan bahwa Presiden Prabowo perlu segera meneliti ulang tentang keberadaan mentrinya saat ini.

Juga dengan penangkapan dan penahanan ketua dan wakil ketua MBG oleh Kejaksaan Agung dengan korupsi dan penyalahgunaan jabatan untuk memperkaya diri dan koleganya. Belum lagi berbagai persoalan lainya yang berada di sekeliling istana menjadi sorotan yang sangat sensitif.

Untuk itu perlu Presiden Prabowo menentukan sikap, apakah membiarkan negara ini terus digerogoti oleh para maling dan penjahat yang berpura pura menjadi orang baik dengan berbagai pencitraan, dengan mempertontonkan kebejatan moral yang tanpa merasa bersalah, bahkan menganggap dirinya pahlawan yang dapat membangkrutkan negara ini. Atau Presiden Prabowo akan mengambil sikap tegas untuk membersihkan negara ini dari para maling dan koruptor yang bersembunyi di balik baju politik, kemanusian dan kepedulian.

Peristiwa memalukan yang dipertontonkan oleh para kabinet perlu menjadi pertimbangan yang serius dari presiden untuk melakukan evaluasi terhadap kabinet yang sekarang ini, walau mereka belum terlihat melakukan kejahatan dalam jabatan, tetapi perlu antisipasi sejak dini agar masa kabinet sekarang bisa sejalan dengan komitmen presiden Prabowo.

Indonesia saat ini tidak dalam keadaan baik, karena di sekeliling istana memungkinkan ada yang perlu dievalusi untuk pergantian agar Indonesia masa depan yang bersih dan berwibawa bisa diwujudkan dalam masa kepemimpinan Presiden Prabowo.

Keras dan tegas sangat diperlukan untuk sesuatu yang bisa membawa kebaikan untuk negara Indonesia dalam kepemimpinan Presiden Prabowo.

*) Ketua umum Himpunan dan Sarjana Syariah Indonesia Aceh, Guru besar IAIN Langsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *