Dari Perkebunan hingga Platform: PT Prime Agri Resources Tbk Luncurkan Identitas Baru

Mendorong Pertumbuhan Agribisnis yang Bertanggung Jawab

JAKARTA, MAJALAHCEO.co.id  – PT Prime Agri Resources Tbk (“Prime Agri Resources” atau “Perseroan”) secara resmi meluncurkan identitas korporasi terbarunya di Jakarta, hal ini merupakan momentum penting yang menandai transformasi perusahaan menjadi platform agribisnis yang lebih terintegrasi dan berorientasi di masa depan.

Identitas korporasi baru ini mencerminkan transformasi Perseroan dalam memposisikan diri di tengah dinamika industri kelapa sawit Indonesia yang terus berkembang. Perseroan tidak hanya berperan sebagai operator perkebunan, melainkan turut memperkuat posisinya sebagai perusahaan agribisnis hulu, yang berfokus pada operasional perkebunan, keberlanjutan, inovasi, serta pertumbuhan jangka panjang di bawah satu standar global yang terpadu.

Mengusung tema “From Plantation to Platform, From Essentials to Answers,” peluncuran ini menegaskan ambisi Prime Agri Resources untuk melampaui produksi komoditas konvensional dengan membangun ekosistem terhubung yang memperkuat ketertelusuran, efisiensi operasional, dan ketahanan jangka panjang di seluruh rantai pasok.

“Dalam menghadapi lanskap agronomi Indonesia yang terus berkembang serta meningkatnya kebutuhan dan permintaan akan komoditas yang dapat dilacak secara transparan, pendekatan yang lebih terintegrasi menjadi semakin relevan untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.” ujar Budi Setiawan Halim, CEO Prime Agri Resources.

“Dengan mengintegrasikan seluruh rantai pasok, kami membangun ekosistem operasional yang memastikan efisiensi menyeluruh dan optimalisasi produktivitas. Platform yang terintegrasi ini memungkinkan kami menjembatani asal dan hasil produksi secara langsung, serta mentransformasikan jaringan petani kami menjadi penggerak pertumbuhan global yang tangguh dan terukur.”

Berdasarkan data pemerintah¹, pada tahun 2025 Indonesia memegang peran dominan dalam rantai pasok kelapa sawit global, dengan total produksi minyak sawit (CPO dan PKO) mencapai 56 juta ton serta total ekspor berbagai produk olahan sawit sebesar 32 juta ton.

Sementara itu, menurut data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)², nilai ekspor kelapa sawit pada tahun 2025 tercatat mencapai US$36 miliar atau sekitar Rp590 triliun. Hal ini menjadikan kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Di saat yang sama, industri ini terus berkembang seiring meningkatnya ekspektasi global terhadap keberlanjutan, transparansi, akuntabilitas karbon, serta penciptaan nilai tambah hilir.

Dalam konteks tersebut, model operasional terintegrasi menjadi semakin relevan sebagai pendekatan yang mampu mendukung keseimbangan antara produktivitas, kepatuhan, dan daya saing jangka panjang.

Prime Agri Resources saat ini beroperasi dengan kapabilitas terintegrasi di bidang perkebunan, pengolahan, distribusi, serta penelitian dan pengembangan. Dalam mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan ekonomi masyarakat sekitar, Perseroan menjalin kemitraan dengan sejumlah besar petani melalui pola plasma.

Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat kemitraan yang produktif dan berkelanjutan bersama petani plasma sejalan dengan perkembangan industri dan kebutuhan para pemangku kepentingan.

Sejak menjadi perusahaan terbuka pada tahun 2007, Perseroan terus memperluas dan memperkuat operasional perkebunannya di berbagai wilayah Indonesia, dengan kehadiran yang semakin berkembang di Sumatra dan Kalimantan. Ekspansi ini mendukung diversifikasi geografis serta ketahanan operasional, sejalan dengan strategi jangka panjang untuk meningkatkan stabilitas dan konsistensi produksi.

Perseroan juga didukung oleh divisi R&D yang mengembangkan solusi inovatif di bidang agronomi, termasuk pengembangan enam varietas benih kelapa sawit unggul yang dipasarkan dengan merek DxP Sriwijaya. Selain digunakan secara internal, benih tersebut juga didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Perseroan juga mengantongi sertifikasi keberlanjutan tingkat internasional, termasuk Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan International Sustainability & Carbon Certification (ISCC), sebagai bagian inti dari kerangka pertumbuhan bertanggung jawab yang lebih luas.

“Seiring meningkatnya permintaan global terhadap komoditas pertanian berkelanjutan, PT Prime Agri Resources Tbk memandang integrasi, transparansi, dan inovasi sebagai faktor krusial untuk menjaga daya saing Indonesia di lanskap agribisnis internasional,” ujar Budi Setiawan Halim, CEO Prime Agri Resources.

[nug/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *