Tuntut Anwar Ibrahim Mundur, Ribuan Warga Malaysia Gelar Aksi Demo 

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

MAJALAHCEO.co.id, Jakarta – Ribuan warga Malaysia dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, untuk memprotes kepemimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim, Sabtu [26/7].

Demonstrasi ini merupakan protes besar pertama sejak Anwar berkuasa pada 2022, menyoroti isu seperti melonjaknya biaya hidup, tudingan janji reformasi yang tidak ditepati, dan kontroversi seputar penghentian kasus korupsi.

Massa berkumpul di empat titik utama—Dataran Sogo, Masjid Jamek, Masjid Negara, dan Pasar Seni—sebelum bergerak ke Dataran Merdeka, dengan banyak pengunjuk rasa mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol protes dan membawa poster bertuliskan “Turun Anwar.”

Dalam aksi demo ini, mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad turut hadir. Mahathir mengkritik pernyataan Anwar di parlemen yang menyebutnya bersalah, menambah dinamika politik dalam aksi ini.

Sekretaris politik Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Shamsul Iskandar, mengatakan aksi protes “Turun Anwar” yang bergulir 26 Juli 2025 hanya merupakan kepentingan politis segelintir pihak.

Dia menegaskan hal itu hanya upaya politik kelompok kecil yang berusaha mempertahankan keberadaannya, seraya mengatakan protes itu bukan wujud nyata ketidakpuasan rakyat kepada kepemimpinan Anwar Ibrahim.

“(Protes) Ini bukan tentang rakyat, ini tentang sekelompok kecil yang mencoba membalikkan apa yang gagal mereka capai melalui kotak suara,” kata Shamsul Iskandar, seperti dikutip dari Antara, Minggu (27/7/2025).

Survei Merdeka Centre menunjukkan 55% pemilih Malaysia masih memberikan penilaian positif terhadap Anwar, terutama karena upayanya meredakan gejolak politik dan memimpin ASEAN.

Meski demikian, aksi ini mencerminkan tantangan Anwar dalam menjaga stabilitas politik dan memenuhi ekspektasi reformasi di tengah polarisasi ideologis dan tekanan ekonomi

Menanggapi aksi demo ini, Anwar mengajak seluruh pihak untuk terus berdialog dan berwacana, mencari titik temu, serta membina negara bersama.

“Tidak sekadar di jalanan, tetapi bangkit telaah, menggapai dan menguasai lapangan-lapangan baru agar negara ini melonjak ke depan secara mantap dan bertenaga,” kata Anwar.

Di sisi lain, menghargai kerja keras dan dedikasi tinggi para petugas gabungan dalam menjaga unjuk rasa yang berlangsung di pusat Kota Kuala Lumpur, di Dataran Merdeka, Malaysia, Sabtu 27 Juli 2025.

“Saya sampaikan setinggi-tinggi penghargaan kepada semua petugas pasukan keselamatan; dari polisi, bomba (pemadam kebakaran), pasukan medis dan sukarelawan yang telah bertugas dengan ketangkasan, disiplin dan dedikasi yang tinggi menjamin keselamatan dan ketenteraman masyarakat serta memastikan kelancaran acara demonstrasi yang berlangsung hari ini,” ujarnya, seperti dikutip dari liputan6.com, Minggu [27/7] pagi.

[jgd/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *