MAJALAHCEO.co.id, Jakarta – Musyawarah Luar Biasa [Munaslub] Kamar Dagang dan Industri [Kadin], yang digelar di Hotel St. Regis, Jakarta, sepakat memilih Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum selanjutnya.
Di hadapan awak media, Anindya mengatakan, Kadin ingin bekerja sama lebih baik dengan pemerintah, baik pemerintahan presiden Joko Widodo ataupun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Teman-teman di Kadin provinsi dan juga kabupaten itu mempunyai jaringan yang sangat luas, sehingga kami berharap dapat juga dilibatkan,” ujar Anindya di Hotel St Regis, Jakarta, Sabtu.
Kadin, kata Anindya, merupakan mitra strategis pemerintah, sehingga diharapkan keputusan ini membuat hubungan Kadin dengan pemerintah semakin lebih baik.
“Baik pemerintahan Pak Jokowi yang telah memerintah selama 10 tahun dengan baik, maupun juga pemerintahan nantinya Pak Prabowo dan Mas Gibran. Jadi, sebagai mitra strategis,” ujar Anindya.
Dikatakan dia, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan pengusaha, diharapkan Indonesia dapat mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen year on year (yoy) di masa mendatang.
“Tentunya, untuk mencapai 8 persen (yoy) dan kita melihat juga dari segala macam lini, baik konsumsi domestik, dan juga belanja modal pemerintah, sampai kepada program-program investasi,” kata Anindya.
Dalam Munaslub Kadin ini sejumlah pejabat dan pengusaha terlihat hadir. Kegiatan juga dihadiri oleh sebanyak 21 pengurus provinsi dam 25 Anggota Luar Biasa (ALB).
Adapun beberapa petinggi yang hadir dalam Munaslub ini, di antaranya Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan, dan Keamanan Kadin Bambang Soesatyo, Presiden Komisaris PT Blue Bird Tbk Bayu Priawan yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Munaslub Kadin 2024.
Kemudian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani, Wakil Ketua Kadin Indonesia Erwin Aksa, hingga Ketua Kadin Bangka Belitung Thomas
[Antara/red]












