MAJALAHCEO.co.id, Jakarta – Eskalasi perang AS dan Iran bisa berdampak besar pada perekonomian nasional, terutama pada sektor energi dan inflasi. Untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah [UMKM] memiliki peran strategis.
Dampak Eskalasi Perang AS dan Iran, menyebabkan harga minyak dunia melonjak, yang bisa meningkatkan biaya hidup dan inflasi, Nilai tukar rupiah melemah, yang bisa mempengaruhi impor dan ekspor.
CEO Kinerja Group Risdiana Wiryatni mengatakan, dalam menghadapi tantangan global seperti saat ini UMKM memiliki peran untuk meningkatkan ketahanan ekonomi lokal
“ Peran UMKM dalam menghadapi tantangan global sangat strategis, bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga mengurangi ketergantungan pada impor,” kata Risdiana melalui keterangan di Jakarta, Minggu [29/3/2026] malam.
Selain itu, kata Risdiana, UMKM bisa mengembangkan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga mengurangi ketergantungan pada produk impor.
“ UMKM bisa meningkatkan inovasi dan adaptasi untuk menghadapi perubahan pasar. UMKM bisa membantu menjaga stabilitas ekonomi dengan meningkatkan produksi dan konsumsi lokal. Dengan demikian, UMKM bisa menjadi salah satu kunci untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional di tengah eskalasi perang AS dan Iran,” ujarnya.
Namun, menurut Risdiana, UMKM juga menghadapi tantangan dalam menghadapi ketidakpastian global, seperti keterbatasan akses ke pasar, keterbatasan modal, dan kurangnya kemampuan teknologi. Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga lainnya perlu memberikan dukungan dan fasilitas untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam menghadapi ketidakpastian global.
[jgd/rel]










