MAJALAHCEO.co.id, Jakarta – Nama Yulius Aho, tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Selain pengusaha dan politisi, Yulius Aho juga aktif dalam bidang kemanusiaan, melalui penyediaan layanan ambulan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
“ Kemanusiaan harus tetap dijunjung tinggi. Ini prinsip moral universal yang mengakui harkat, martabat, dan kesetaraan derajat setiap individu sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Ini mencakup empati, kasih sayang, keadilan, yang bertujuan menciptakan kehidupan harmonis, adil, dan beradab,” kata Yulius Aho, Sabtu [31/1/2026] lalu.
Pria kelahiran Sebangki Kabupaten Landak ini menuturkan, antara bisnis dan kemanusiaan harus seimbang. Kemampuan merasakan perasaan orang lain, yang menjadi dasar kepedulian terhadap sesama.
“ Setiap orang memiliki derajat yang sama dan harus diperlakukan secara adil, tidak semena-mena, dan dihormati hak asasinya, saling membantu, sehingga menciptakan keharmonisan masyarakat,” ujarnya merendah.
Menurut Yulius Aho, bisnis tidak hanya tentang mencari keuntungan (profit), tetapi juga memiliki tanggung jawab etis untuk menjaga martabat manusia dan memberikan dampak sosial positif.
“ Memberikan layanan ambulan gratis untuk masyarakat yang membutuhkan adalah jalan membangun kehidupan yang harmoni. Antara bisnis dan kemanusiaan harus berjalan beriring. Bisnis bukan hanya tentang mencari keuntungan, tapi pertanggung jawaban moral atas apa yang kita dapatkan, harus pula kita dedikasikan untuk masyarakat,” kata Yulius.
Yulius berujar, layanan ambulans gratis sangat krusial bagi masyarakat, terutama untuk penanganan darurat, rujukan pasien, dan pengangkutan jenazah, guna meringankan beban biaya bagi warga tidak mampu.
Tak sekadar layanan medis, ambulans gratis adalah jembatan penyelamat yang memastikan siapa pun, terlepas dari latar belakang ekonomi, dapat menjangkau rumah sakit atau layanan kesehatan ketika dibutuhkan. Lebih dari itu, layanan ini juga mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan inklusi sosial, di mana kesehatan menjadi hak, bukan lagi privilese.
Atas dedikasinya dalam melayani masyarakat tanpa pamrih, mengantarkan Yulius Aho meraih penghargaan KINERJA AWARD 2026 sebagai Pelopor Jasa Layanan Kesehatan Ambulan Gratis untuk masyarakat Kalbar.
Ambulans gratis adalah simbol dari “energi untuk kebaikan” yang benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari. Sebuah pengingat bahwa keberlanjutan sejati terwujud ketika bisnis dan kemanusiaan berjalan beriringan. Karena terkadang, aksi paling sederhana seperti menyediakan ambulans gratis, bisa menjadi harapan terbesar bagi seseorang yang sedang berjuang untuk hidup.
“ Layanan ini terbuka bagi seluruh warga tanpa batasan, khususnya di Kabupaten Landak. Semua bebas tanpa biaya, masyarakat yang membutuhkan tinggal memanfaatkan,” tuuturnya.
Inilah wujud nyata kepedulian yang melahirkan ketenangan, bukan hanya bagi yang menerima, tapi juga bagi yang memberi.
[jagad]












