Pentingnya Etika Dalam Menjalankan Bisnis

CEO KInerja Group Risdiana Wiryatni

Catatan Risdiana Wiryatni *)

Etika dalam berbisnis adalah sebuah konsep yang sangat penting untuk diterapkan oleh setiap individu ataupun perusahaan dalam menjalankan bisnis. Etika dalam berbisnis adalah sebuah nilai-nilai moral yang harus dipegang teguh dalam menjalankan bisnis, seperti kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sosial.

Pada saat menjalankan bisnis ataupun suatu tugas diperlukan adanya rasa tanggung jawab dan sebuah aturan untuk mengatur tindakan-tindakan yang akan dilakukan. Hal tersebut menjadi pendorong bagi sebuah bisnis untuk menuju arah yang lebih baik atau lebih sering disebut dengan kesuksesan.

Seringkali pelaku bisnis dihadapkan pada kondisi-kondisi sulit dalam perkembangannya. Baik yang terkait dengan pengelolaan sumber daya internal perusahaan dan dengan masyarakat. Untuk menangani berbagai masalah sulit semacam itu, dibutuhkan suatu prinsip yang dapat membantu pebisnis dalam bersikap. Inilah alasan mengapa etika dalam berbisnis sangat penting untuk dimiliki.

Etika bisnis merupakan suatu pengetahuan tentang tata cara ideal dalam pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku secara universal. Ini merupakan aturan tidak tertulis mengenai cara menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak tergantung pada kedudukan individu atau pun organisasi di masyarakat.

Dalam perusahaan, etika bisnis dapat membentuk suatu nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan untuk menciptakan suasana hubungan yang adil dan sehat baik itu dengan sesama rekan kerja maupun konsumen. Dari etika bisnis itulah secara tidak langsung akan mendorong adanya sikap tanggung jawab dalam menjalankan bisnis sehingga segala aktivitas bisnis dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Bagi sebuah perusahaan, etika bisnis merupakan hal penting dalam membangun bisnis. Dalam membangun dan memperluas kiprah perusahaan menjadi lebih baik, tentunya tidak mudah untuk dilakukan.

Menurut sumber dari Harvard Business Review, seorang ahli dalam bidang etika bisnis, Joseph L. Badaracco Jr., mengatakan bahwa etika bisnis bukan hanya tentang menjadi baik, tetapi juga tentang menjadi bijaksana. Ia mengajarkan bahwa dalam bisnis, kita harus mampu mengambil keputusan yang tepat dan tidak hanya berdasarkan pada kepentingan diri sendiri, tetapi juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain dan lingkungan sekitar. Ia mengatakan, “Being ethical is not the same as being good; it is about being wise”

Tujuan Etika Bisnis

Melansir dari OCBC, setidaknya, ada beberapa tujuan etika bisnis yang penting untuk perkembangan perusahaan, di antaranya yaitu:

  • Meningkatkan kesadaran moral bagi para karyawan dan menerapkannya sebagai nilai serta sikap dalam keseharian. Dengan begini, perselisihan antar karyawan pun dapat dihindari
  • Menerapkan batasan bagi para pelaku bisnis untuk menghindari kecurangan dan perilaku tidak baik
  • Meningkatkan relasi yang baik dengan para stakeholder
  • Menciptakan sebuah ekosistem bisnis yang adil dan sesuai hukum

Lantas, apa yang terjadi jika perusahaan tidak menerapkan etika bisnis?

Jika tidak menerapkan etika bisnis, akan ada persaingan antar perusahaan yang tidak sehat. Hal ini pun akhirnya akan merugikan konsumen dan masyarakat umum.

Pentingnya Etika Bisnis

Bagi perusahaan, menerapkan etika bisnis adalah hal yang penting demi membangun citra dan reputasi baik.

Adapun sejumlah manfaat etika bisnis adalah sebagai berikut:

  1. Mendapatkan Reputasi yang Baik

Salah satu pentingnya etika bisnis adalah perusahaan akan mendapatkan reputasi yang baik oleh publik.

Reputasi yang baik dapat meningkatkan kredibilitas di mata publik, sehingga konsumen akan lebih memilih barang atau jasa dari perusahaan tersebut dibanding brand lain.

Dampaknya, perusahaan akan memperoleh keuntungan maksimal sebagai hasil dari reputasi dan kredibilitas yang baik di mata publik.

  1. Memperhatikan Kepentingan Bersama

Karena dijadikan sebagai pedoman, etika bisnis adalah suatu hal yang mampu mengubah pola pikir karyawan bahwa kita seharusnya mendahulukan kepentingan bersama.

Sebab, perusahaan adalah milik bersama seluruh pihak yang terlibat karena mereka semua berperan dalam mewujudkan kemajuan bisnis.

  1. Menjunjung Tinggi Nilai Moral

Etika bisnis adalah hal yang memiliki kaitan erat dengan nilai moral dalam masyarakat sebagai landasan tiap perbuatan dan tindakan.

Dengan dilaksanakannya etika bisnis pada seluruh pihak internal di perusahaan, maka akan tercipta perilaku yang menjunjung tinggi nilai moral.

Alhasil, akan terjalin hubungan yang baik antar karyawan dalam perusahaan. Hal ini pun akan berdampak pada kelancaran proses operasional bisnis.

Prinsip Etika Bisnis

Berikut adalah beberapa prinsip-prinsip yang digunakan sebagai etika dalam berbisnis:

  1. Kejujuran

Prinsip pertama dalam etika bisnis adalah kejujuran. Prinsip ini menjadi dasar penting yang perlu dipatuhi seluruh perusahaan, baik modern maupun konvensional.

Kejujuran di sini tak hanya berkaitan dengan harga yang ditawarkan, tetapi mencakup seluruh kegiatan operasional bisnis.

Dengan dijunjungnya kejujuran, maka konsumen pun akan semakin loyal dan percaya pada perusahaan.

  1. Kesetiaan

Kesetiaan juga merupakan prinsip etika bisnis yang perlu diterapkan segenap karyawan perusahaan, mulai dari atas sampai bawah.

Prinsip kesetiaan dalam etika bisnis adalah bahwa seluruh elemen perusahaan harus dapat membedakan urusan profesional dengan pribadi.

Dengan diterapkannya prinsip etika bisnis yang satu ini, maka seluruh karyawan diharapkan dapat secara serius dan fokus menjalankan tugasnya.

  1. Otonomi

Prinsip otonomi dalam etika bisnis adalah kemampuan dan sikap pengambilan keputusan yang tepat sebagaimana mestinya.

Jadi, seluruh karyawan perusahaan haruslah tegas dan sadar dalam membuat suatu keputusan, serta patuh akan nilai-nilai norma masyarakat.

Sebab, keputusan dan tindakan yang tidak sesuai berpotensi akan ditinggalkan pelanggan sehingga perusahaan pun mengalami kerugian.

  1. Integritas Moral

Menerapkan integritas moral merupakan kewajiban seluruh pihak internal dalam perusahaan demi menjaga nama baik suatu usaha.

Sebab, integritas moral adalah prinsip etika bisnis yang dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata konsumen dan pihak lainnya.

  1. Keadilan

Prinsip keadilan dalam etika bisnis adalah hak untuk diperlakukan sama dan setara sesuai dengan aturan yang berlaku.

Berkenaan dengan ini, perusahaan dilarang untuk bersikap diskriminatif pada siapa pun, terutama kepada pihak yang berkontribusi dalam kegiatan operasional bisnis.

Apabila prinsip keadilan dapat dijalankan dengan baik, maka hal ini bisa mendorong seluruh pihak untuk bekerja lebih keras demi kemajuan perusahaan.

  1. Saling Menguntungkan

Prinsip saling menguntungkan dalam etika bisnis merujuk pada perlunya kebermanfaatan dan keuntungan untuk seluruh pihak atas segala tindakan yang dilakukan perusahaan.

Praktik bisnis  yang tidak mengikuti aturan dan kewajiban yang sudah menjadi ketentuan hukum pemerintah atau kelaziman bisnis yang berEtika, bisa berakibat tidak langgengnya bisnis itu sendiri. Selain pelanggaran etika, ketidaksuksesan sebuah bisnis juga dapat disebabkan oleh sangsi formal, di dalam bisnis juga akan berakibat pada runtuhnya reputasi atau kepercayaan, baik secara eksternal maupun internal perusahaan.

Memang, begitu penting arti etika bisnis untuk keberlangsungan sebuah perusahaan. Sebagai pelaku bisnis harus memiliki etika dan tanggung jawab dalam menjalankan bisnis.

Untuk itu pelaku bisnis dapat mulai mempelajari etika dalam berbisnis dan cara menumbuhkan adanya etika saat berbisnis. Harapannya saat meraih kesuksesan bukan menjadi persoalan yang begitu berat di kemudian hari.

Sumber: OCBC, Stekom

*) CEO Kinerja Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *