Apresiasi Pengangkatan Tiga Wakil Menteri, Jerry Massie: Prabowo Selektif Pilih Kadernya

DIrektur P3S Jerry Massie

STRATEGINEWS.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo melantik tiga wakil menteri [Wamen] yakni Wakil Menteri Keuangan, Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Investasi.

Pengangkatan tiga wakil menteri terseebut, mendapat apresiasi Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie

Menurut Jerry, pemilihan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dan Suhartoyo Wamen Pertanian sangat tepat.

“ Saya kira Partai Gerindra mengirim kadernya bukan asal pilih Prabowo sangat selektif memilih kadernya. Berbeda dengan Jokowi yang asal memilih menteri yang ditempatkan di kabinet  tanpa (experiance) pengalaman dan  kompetensi (competence), keahlian (expert) banyak yang dipilih mereka yang wrong man dan wrong place. Contoh Menkes Budi Gunadi yang tak paham bidang kesehatan. Budi ini hanya manfaatkan kementerian ini lewat sisi  bisnis, Menteri Nadiem Makarim yang gagal total di Kemendikbud yang terakhir menghilangkan jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Bahkan pernah hampir menghapus pramuka. Sampai pemalakan lewat UKT,” beber Jerry.

“ Bahkan menteri yang tak punya kompetensi yakni Menteri Kominfo. Dia ditunjuk lantaran Budi merupakan Ketua Projo tapi tak paham dunia IT dan media. Adalagi Menteri yang gagap yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani yang gagal total dengan mengoleksi utang Rp 8,400 triliun dan juga membawa currency atau mata uang rupiah terhadap dollar tembus Rp16,400 terburuk kedua dalam sejak bangsa ini berdiri,” ungkapnya.

Pengamat politik jebolan Amerika Serikat ini menyebut, ada banyak lagi menteri bahkan wamen yang tak punya kompetensi yang pilih Jokowi. Tapi beda dengan Prabowo yang menempatkan 2 Wamen dengan kualitas baik dan punya pengalaman di bidang ini. Jadi memang tahu masalah dan siap kerja di masa transisi dari pemerintahan Jokowi ke Prabowo

“ Prabowo sangat cerdas dan selektif dalam menempatkan seseorang baik yang duduk sebagai menteri, wakil menteri dan sèbagainya. Lihat saja mantan Manteri Keuangan era Soeharto Fuad Bawazier di tempatkan Gerindra sebagai Komut MIND ID di Kementerian  BUMN. Saya yakin orang-orang terbaik nantinya akan dudum dikabinet,” tuturnya.

“ Saya pikir tiga Wamen yang dilantik ini memang figur potensial dan profesional bukan kaleng-kaleng atau matiran. Untuk Menteri Invesrasi harusnya bukan Bahlil yang gagal dalam sektor Investasti. Anehnya lagi dia IPK 2;7 dan tak paham bahasa Inggris, tapi uniknya dia jadi menteri, Jadi dalam pengangkatan menteri harus punya kualitas, kompetensi, keahlian dan pengalaman,” kata Jerry menambahkan.

Untuk pengangkatan menteri, kata Jerry,  Prabowo harus belajar banyak pola, model, strategi dan gaya ala Soeharto.

“ Era Soeharto, Semua menterinya para ahli dibidangnya jadi saat menjabat tak banyak blunder dan tak ada kebijakan amburadul,” pungkas Jerry.

[Aan/jgd]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *